BETAPA

Judul untuk hari ini adalah “apabila kamu ingin jadi pemimpin berjuanglah untuk rakyatmu” memori untuk judul ini saya dapatkan dari apa yang di alami oleh salah satu walikota yang dimana ia berhasil membangun kotanya hingga mendapatkan penghargaan atas nama kotanya, lalu dengan begitu mudahnya ia di hentakkan oleh tabiat yang dinamakan posisi dan keinginan politik yang cukup tinggi, sementara ia sibuk mendedikasikan hidupnya untuk membuat indah kotanya, saya teringat ucapan wanita luar biasa yang satu ini, ia berucap ” saya paling telat bangun jam setengah 6 pagi dan ketika orang lain selalu bertanya-tanya kemana saya hari in? akan dia disiplinkan wilayah mana lagi nih?…saya sendiri tidak tau, mungkin hari ini kebarat, hari ini keselatan….” itu ucapnya, dari kisah perjalanan wanita yang satu ini selama saya menyaksikan dan mengamati tindakan tulusnya untuk rakyatnya (bahkan begitu concern-nya beliau dengan daerah prostitusi) memberikan saya gambaran dari obrolan saya dengan salah satu bapak yang cukup lama tau sjarah si ibu perkasa ini dan kebetulan beliau besar di kota daerah sang ibu kuat ini berada…..saya teringat tetesan air matanya ketika ia menceritakan seorang ibu berusia 60 tahun yg telah menjadi PSK sejak usianya 19 tahun dan kini ia tinggal di rumahnya dengan ukuran 2mX2m setengah untuk tidur dan setengah untuk jualan….hingga hari ini si ibu 60 thn ini tetap menjadi PSK….lalu siapa yang menjadi pelanggan si ibu berusia 60 thn ini? lalu si ibu perkasa ini terdiam saya liat dari matanya, dan saya yakin beliau masih ingat raut wajah dan keadaan si ibu 60thn itu saat sang ibu perkasa tersebut berada disana, lalu sang ibu perkasa menjawab dengan nada sangat rendah….”yang menjadi pelanggannya anak SD atau SMP….mereka membayar ibu 60 thn itu sebesar 1000 rupiah atau 2000 rupiah…..semua terdiam.

betapa indahnya seniman yang mendapatkan hasil upayanya karena hasil karyanya yg dihargai orang banyak, betapa bahagianya ketika mendapatkan gelar profesor, betapa bahagianya ketika di kantung ini di penuhi dengan uang sehingga kapan saja dapat menunjuk dan melangkahkan kaki untuk mengambil barang yang kita sukai dengan bandrol yang kita tidak peduli berapa nominalnya, betapa cantik dan gagahnya selebriti dengan akting luar biasanya di layar kaca, betapa oh betapa……betapa malangnya setiap perbatasan antara perjuangan, tertindas, intimidasi, menyerah dan embel-embel rasa merdeka begitu BETAPA.

Tulisan singkat ini saya dedikasikan untuk semua orang yang telah berjuang bertahun-tahun atau bahkan berhari-hari untuk selalu di jalur yang benar dan memantau jembatan kebenaran diposisi yang maksimal, sementara angin puting beliung penindasan dan kekuasaan tetap ada dari segala arah…jangan capek ya saudara-saudariku….memang tak mudah untuk menjadi konstan, tapi betapa mudahnya melingkarkan bola mata karena di negeri ini begitu mudahnya untuk mencari contoh dan membuat kita memilih untuk menjadi abu, hitam atau putih….jadikan kita jembatannya….do da right thing and tell them da right thing….rise up and never give up!

MULAI HALAMAN BARU SETELAH BLOG SAYA SEBELUMNYA DI “BOIKOT” KARENA KONTEN YANG SAYA BUAT TERLALU EKSTRIM….SAYA AKAN BUAT LEBIH EKSTRIM LAGI … *riseup

MULAI HALAMAN BARU SETELAH BLOG SAYA SEBELUMNYA DI “BOIKOT” KARENA KONTEN YANG SAYA BUAT TERLALU EKSTRIM….SAYA AKAN BUAT LEBIH EKSTRIM LAGI … *riseup